bahasaku

Selasa, 06 November 2012

Festival bau nyale


FESTIVAL BAU NYALE
Masyarakat di Pulau Lombok, memiliki sebuah festival tradisional rutin tahunan dengan latar belakang legenda Putri Mandalika dari Kerajaan Tonjang Beru, yaitu Festival Bau Nyale.
Festival Bau Nyale diistilahkan dalam bahasa Sasak artinya menangkap Nyale. Nyale adalah cacing laut yang biasanya hidup di dasar laut, seperti lubang-lubang dalam batu.
Kegiatan ini diadakan setiap tahun pada bulan kesepuluh atau dalam kalender Sasak dua puluh hari sekali atau 5 bulan sekali.
Acara inti dari festival tersebut adalah menangkap Nyale di Pantai Selatan Pulau Lombok, Indonesia. Nyale biasanya muncul pada saat tengah malam sampai subuh.
Sejarah
Menurut mitos, pada zaman dahulu kala di sepanjang Pantai Selatan terdapat Kerajaan Tonjang Beru yang dipimpin oleh seorang raja yang memiliki seorang putri cantik bernama Putri Mandalika.
Suatu ketika sang putri menetapkan untuk melemparkan diri ke Pantai Selatan dan berjanji akan kembali setiap setahun sekali. Sesuai bersama dengan kata-katanya, dia kembali setiap tahun namun dalam bentuk Nyale.
Kisah lain mengatakan bahwa Nyale adalah inkarnasi dari rambut Putri Mandalika.
Sebelum perayaan inti dimulai, seni kuno dan beberapa acara dipentaskan. Selain itu juga diselenggarakan sebuah drama besar Putri Mandalika.
Festival Bau Nyale di istilahkan dalam bahasa Sasak artinya menangkap Nyale. Nyale adalah cacing laut yang biasanya hidup di dasar laut, seperti lubang-lubang dalam batu.
Para Wisatawan juga diperbolehkan berpartisipasi untuk mencari nyale di lokasi ini. Jika Anda cukup beruntung, Anda akan mendapatkan banyak Nyale yang memiliki kandungan protein tinggi dan siap untuk mengeluarkan zat yang terbukti dapat membunuh kuman.
Cara memasak nyale yang umum di lakukan oleh masyarakat Lombok adalah membungkus nyale dengan daun pisang dan kemudian membakarnya, yang biasa disebut pepes.
Nyale terus menerus muncul di beberapa Pantai di Lombok, seperti Pantai Kaliantan, Pantai Kuta, dan Pantai Selong Belanak.
Umumnya Pantai ini dikelilingi oleh deretan perbukitan. Namun, dari ketiga pantai tersebut yang paling utama dikunjungi wisatawan adalah Pantai Kuta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar